- DJI resmi merilis DJI Neo 2 secara global pada 6 November 2025 pukul 19.00 (WIB), kini dengan pelindung baling-baling penuh dan beberapa upgrade penting dari DJI Neo generasi pertama;
- Fitur utama mencakup video 4K/100fps, omnidirectional obstacle sensing, LiDAR menghadap depan, tracking yang ditingkatkan, metode kontrol baru, dan memori internal 49 GB;
- Ulasan ini membahas fitur dan spesifikasi inti DJI Neo 2 secara lengkap;
Perkenalkan DJI Neo 2, drone konsumer terbaru DJI yang paling ringkas dan yang paling terjangkau yang sudah dibekali sistem penghindar rintangan omnidirectional.
Dengan bobot hanya 151 gram, DJI Neo 2 menggabungkan video 4K/100fps, berbagai pilihan metode kontrol, pelindung baling-baling menyeluruh, Omnidirectional Obstacle Sensor ditambah LiDAR menghadap depan, sehingga aman, cerdas, dan sangat praktis dibawa jalan-jalan.
Untuk kamu yang baru pertama kali terbang ataupun sudah terbiasa menerbangkan drone, DJI Neo 2 dirancang agar menerbangkannya terasa ringan dan menyenangkan. Drone ini bekerja seperti kamera follow-me pribadi, plus bisa dipakai untuk FPV jika ingin pengalaman yang lebih seru.
Review DJI Neo 2: Ringkasan Utama
- Apa itu: Drone paling mungil dan palingt terjangkayy dari DJI yang sudah punya sistem penghindar rintangan omnidirectional penuh.
- Cocok untuk siapa: Pemula, traveler, vlogger, dan keluarga yang butuh drone kecil, aman, dan mudah dibawa. Juga bisa dipakai untuk beberapa kebutuhan komersial tertentu.
- Kamera: Sensor CMOS 1/2 inci 12 MP dengan video 4K/60fps, 4K/100fps slow motion, serta perekaman vertikal 2.7K yang siap upload ke sosial media.
- Waktu terbang: Hingga 19 menit per baterai (sekitar 57 menit dengan paket Fly More Combo yang berisi tiga baterai).
- Bobot: 151 g (atau 160 g dengan DJI Neo 2 Digital Transceiver), tetap di bawah batas 250 g, sehingga bisa terbang di subkategori A1 (boleh melintas di atas orang).
- Keamanan: Omnidirectional sensing dengan LiDAR menghadap depan dan pelindung baling-baling penuh yang menutup seluruh sisi.
- Metode kontrol: Gesture, suara, aplikasi di ponsel, remote tradisional, atau Motion Controller. Ada fitur palm take-off dan Return-to-Palm landing.
- Penyimpanan: Memori internal 49 GB dan QuickTransfer hingga 80 MB/s, tidak perlu kartu SD.
- Jarak transmisi: Hingga 6 km (CE) atau 10 km (FCC) dengan sistem video DJI O4 (butuh remote yang kompatibel dan DJI Neo 2 Digital Transceiver terpasang).
- Pilihan paket DJI Neo 2: Tersedia paket Basic (Drone Only), Fly More Combo (Drone Only), Fly More Combo (dengan kontroler DJI RC-N3, total tiga battery, satu charging hub, dan Digital Transciever), atau Motion Fly More Combo (siap FPV dengan DJI RC Motion 3, DJI Goggles N3, total tiga battery, satu charging hub, dan Digital Transciever).
DJI Neo 2: Spesifikasi Utama

| Bobot | -151 g (tanpa DJI Neo 2 Digital Transceiver) -160 g (dengan DJI Neo 2 Digital Transceiver) |
| Dimensi (p x l x t) | -147 x 171 x 41 mm (dengan propeller guards dan tanpa DJI Neo 2 Digital Transceiver) -167 x 171 x 54 mm (dengan propeller guards dan DJI Neo 2 Digital Transceiver) |
| Waktu terbang | 19 menit |
| Kontrol | Gesture, Voice, Smartphone, Remote controller, Motion controller |
| Kamera | 12MP, 1/2-inch CMOS Sensor |
| Video | -4K @ 60fps / 4K @ 100fps slow-motion -Vertical shooting: 2.7K @ 60fps |
| Gimbal | 2-axis mechanical gimbal (tilt, roll) |
| Kemampuan Tracking (Mengikuti Subjek) | ActiveTrack. Kecepatan tracking ditingkatkan hingga 43 km/h |
| Jarak Transimisi | -O4: 6km (CE) / 10km (FCC) -WiFi: 500m |
| Sensing type | Omnidirectional Obstacle Vision Sensing System, yang dipadukan dengan downward infrared sensing system dan forward-facing LiDAR |
| Suhu Pengoperasian | -10° to 40°C (14° to 104° F) |
| Wind speed resistance | 38,5 km/h (Level 5) |
| Kapasitas Penyimpanan Internal | 49GB |
| Kapasitas Penyimpanan Maksimal Eksternal | Tidak didukung (tidak bisa memasukkan kartu memori) |
Fitur Terbaik DJI Neo 2
Di bawah ini beberapa fitur favorit dari DJI Neo 2 yang membuatnya sangat menarik untuk pemula, traveler, dan content creator.
Sekilas fitur utama:
- Banyak pilihan metode kontrol.
- Palm take-off dan landing yang praktis.
- Tracking yang lebih cepat dan lebih stabil.
- Mode SelfieShot untuk foto dan video otomatis.
- Kamera 4K yang ditingkatkan.
- Mode pemotretan pintar.
- Sistem keamanan lebih lengkap, termasuk omnidirectional vision.
- Bobot di bawah 250 g, lebih ramah regulasi.
- DJI Neo 2 Digital Transceiver yang baru.
- Kompatibel dengan berbagai kontroler dan goggles DJI sehingga fleksibel untuk beragam gaya terbang, termasuk memanfaatkan perangkat DJI yang sudah kamu miliki.
1: Banyak Metode Kontrol
DJI Neo 2 mendukung berbagai cara terbang, mulai dari kontrol suara hingga Motion Controller yang dipadukan dengan DJI Goggles untuk pengalaman FPV.
| Gesture Control | Atur arah dan jarak DJI Neo 2 dengan mudah menggunakan satu atau kedua tangan. Arahkan telapak tangan Anda ke drone untuk mengarahkan naik, turun, atau bergerak ke kiri maupun kanan, atau gunakan kedua telapak tangan untuk pengaturan jarak yang lebih presisi. Tidak diperlukan remote controller untuk menyesuaikan sudut kamera. |
| Voice Control via Mobile | Neo 2 mendukung kontrol suara, memungkinkan Anda memberikan perintah terbang melalui smartphone atau earphone Bluetooth dengan keleluasaan penuh, baik saat berlari maupun bersepeda. Saat terhubung ke ponsel, drone dapat merekam audio dan secara cerdas mereduksi noise, otomatis menyaring suara baling-baling. Fitur ini memungkinkan Anda merekam konten secara mandiri tanpa bantuan orang lain. Kontrol Suara memerlukan koneksi DJI Neo 2 ke ponsel melalui koneksi Wi-Fi. |
| Mobile App Control | Kendalikan Neo 2 dengan virtual joystick melalui antarmuka aplikasi DJI Fly dan nikmati pengalaman terbang tanpa perlu membeli remote controller terpisah. Mobile App Control memerlukan koneksi DJI Neo 2 ke ponsel melalui Wi-Fi. |
| RC Control | Saat dipasangkan dengan remote controller DJI RC-N3, Neo 2 dapat mencapai jarak transmisi video maksimum 6 km (10 km untuk CE). Operasikan kamera menggunakan stik RC tradisional ketika Anda membutuhkan pengambilan gambar tingkat profesional. |
| Motion Control | Saat dipasangkan dengan motion controller dan goggles, Neo 2 mendukung motion control dan Easy ACRO, menghadirkan pengalaman FPV yang imersif. |

Bagi pemula, kontrol gesture dan aplikasi di ponsel sudah lebih dari cukup. Untuk vlogger dan traveler yang ingin hasil lebih stabil dan jarak lebih jauh, kontroler RC atau Motion Controller memberi rasa kontrol yang lebih presisi.
2: Palm Take-off dan Landing
DJI Neo 2 punya display kecil di bodi drone yang membantu memilih mode pemotretan dengan cepat.
Cara menerbangkannya sangat simpel. Arahkan DJI Neo 2 ke diri kamu, tekan tombol take-off dengan satu tangan, dan drone akan terbang langsung dari telapak tangan lalu menjalankan gerakan kamera otomatis.

Fitur baru Return-to-Palm membuat DJI Neo 2 bisa mendeteksi telapak tanganmu, kembali dengan presisi, lalu mendarat dengan stabil. Buat pemula, ini sangat membantu karena tidak perlu panik mencari tempat mendarat.
3: Tracking yang Ditingkatkan
DJI Neo 2 dirancang agar bisa mengikuti aktivitas seperti lari, bersepeda, atau jalan santai dengan stabil.
Kecepatan tracking maksimum mencapai 43 km/jam, sehingga drone tetap sanggup mengikutimu saat bergerak cepat.
Sistem penghindar rintangan omnidirectional yang dipadukan dengan sensor lain memberi keamanan tambahan di bagian depan dan samping, sehingga DJI Neo 2 lebih aman saat dipakai merekam aksi yang dinamis.
Tracking delapan arah (maju, mundur, kiri, kanan, serta empat arah diagonal) membuat pergerakan follow lebih halus dan cinematic.
Di lingkungan yang lebih kompleks, drone bisa beralih ke mode rear tracking, menjaga subjek tetap di frame dari belakang, sehingga kamu punya ruang lebih untuk berkreasi.
Berikut ringkasan performa kecepatan DJI Neo 2, baik secara umum maupun saat tracking.
| Kecepatan Naik Maksimal | 1,8 km/jam (Cine mode) 10,8 km/jam (Normal mode) 18 km/jam (Sport Mode) |
| Kecepatan Turun Maksimal | 1,8 km/jam (Cine mode) 10,8 km/jam (Normal mode) 18 km/jam (Sport Mode) |
| Kecepatan Horizontal Maksimal | 28,8 km/jam (Normal Mode) 43,2 km/jam (Sport Mode) 43,2 km/jam (Tracking) |
4: SelfieShot
SelfieShot sangat cocok untuk kamu yang sering jalan-jalan atau nongkrong bareng teman dan keluarga.
Kamu bisa mengambil momen sendiri atau foto grup tanpa tripod dan tanpa bantuan orang lain. Cukup pilih jenis framing yang diinginkan, seperti setengah badan, full body, atau long shot.
DJI Neo 2 akan mengatur komposisi dan menggerakkan kamera secara otomatis agar momen penting terekam dengan rapi, cukup dengan satu sentuhan.

5: Kamera DJI Neo 2: Kualitas 4K yang Tajam
DJI Neo 2 dibekali sensor CMOS 1/2 inci 12 MP dengan aperture f/2.2 dan prosesor gambar yang kuat. Kombinasi ini membantu menghasilkan video yang lebih bersih dengan noise yang rendah, termasuk saat kondisi cahaya kurang ideal.
Kamu bisa merekam:
- Video 4K/60fps untuk footage yang halus
- 4K/100fps slow motion (saat memakai remote atau motion controller)
- Video vertikal 2.7K yang siap upload ke Instagram Reels, TikTok, dan Shorts
Semua itu distabilkan oleh gimbal mekanis 2-axis, sehingga gerakan kamera tetap halus.
Teknologi portrait optimisation dari DJI membantu membuat wajah terlihat lebih cerah, dengan kontras dan warna kulit yang lebih natural dan enak dilihat.
| Image Sensor | 1/2-inch CMOS Sensor |
| Lens | 1/2-inch CMOS Sensor Format Equivalent: 16.5 mm Aperture: f/2.2 Focus: 0.7 m to ∞ |
| ISO range | Photo • 100-3200 (Single Auto) • 100-12800 (Burst Auto/Timed Auto) • 100-12800 (Manual) Video • 100-12800 (Auto) • 100-12800 (Manual) |
| Shutter speed | Video: 1/8000-1/30 s Photo: 1/8000-1/10 |
| Max image size | 12 MP Photo 4000 x 3000 (4:3) 4000 x 2250 (16:9) |
| Still photography modes | Single/Timed Shot Single Shot: 12 MP Timed Shot: 12 MP, 2/3/5/7/10/15/20/30/60 s |
| Photo format | JPEG |
| Video resolution | Horizontal Shooting: • 4K (4:3): 3840 x 2880 @ 60/50/30fps • 1080p (4:3): 1440 x 1080 @ 60/50/30fps • 4K (16:9): 3840 x 2160 @ 100*/60/50/30fps • 1080p (16:9): 1920 x 1080 @ 100*/60/50/30fps Vertical Shooting: • 2.7K (9:16): 1512 x 2688 @ 60/50/30fps. *4K/100fps and 1080p/100fps recording are only supported when using motion control or remote control. |
| Video Format | MP4 |
| Max video bitrate | 80 mpbs |
| Supported file system | exFAT |
| Colour mode | Normal |
| EIS (Electronic Image Stabilization) | Supports RockSteady and turning stabilisation off*. The stabilisation switch (On/Off) is only available when paired with goggles. When stabilisation is turned off, footage captured supports offline stabilisation with Gyroflow. |

6: Mode Pemotretan Pintar DJI Neo 2
Neo 2 mendukung berbagai mode pintar seperti Dolly Zoom, QuickShots, dan MasterShots. Mode ini membantu menghasilkan shot sinematik tanpa perlu skill editing rumit.
Waktu terbang hingga 19 menit memberi cukup ruang untuk merekam beberapa klip dalam satu sesi. Ketahanan angin hingga 38,5 km/jam membantu drone tetap stabil saat ada hembusan angin.
Memori internal 49 GB sangat berguna, apalagi DJI Neo 2 tidak memakai kartu microSD eksternal. Untuk transfer file, QuickTransfer bisa mencapai kecepatan hingga 80 MB/s sehingga hasil rekaman cepat masuk ke ponsel.
7: Keamanan Tinggi, Terbang Jadi Lebih Percaya Diri
DJI Neo 2 termasuk drone yang sangat ramah pemula karena fitur keamanannya lengkap.
Sistem omnidirectional monocular vision yang dipadukan dengan LiDAR menghadap depan dan sensor inframerah di bawah, membuat drone bisa mendeteksi rintangan secara real-time dan membantu menghindarinya.

Desain pelindung baling-baling penuh menutup sekeliling propeller, sehingga lebih aman digunakan di dekat orang atau di dalam ruangan. Untuk keluarga atau pengguna muda, ini sangat membantu mengurangi risiko.
Fitur smart Return to Home (RTH) juga hadir. Saat kamu menggunakan palm take-off atau kontrol via aplikasi, DJI Neo 2 akan kembali ke titik awal setelah menyelesaikan penerbangan.
Jika memakai remote controller atau Motion Controller, DJI Neo 2 mendukung RTH dan Failsafe RTH yang mengaktifkan obstacle avoidance selama proses kembali. Ini memberi rasa aman tambahan, terutama untuk pilot baru.
8: Di Bawah 250 g, Lebih Bersahabat dengan Regulasi
DJI Neo 2 memiliki bobot hanya 151 g, atau 160 g jika memakai DJI Neo 2 Digital Transceiver.
Berat ini menempatkannya di kategori drone yang paling ringan dan paling aman. Di Eropa dan Inggris, drone seperti ini berada di kategori A1, yang mengizinkan penerbangan di atas orang dalam batas tertentu, dengan persyaratan pelatihan yang lebih ringan.
9: DJI Neo 2 Digital Transceiver
Salah satu hal baru pada DJI Neo 2 adalah kehadiran Digital Transceiver.
Jika kamu ingin terbang menggunakan remote controller atau goggles, DJI Neo 2 Digital Transceiver wajib dipasangkan untuk mendapatkan transmisi video yang stabil dan latensi rendah.
Perangkat ini wajib terpasang agar bisa memakai sistem transmisi DJI O4, yang memberikan jarak hingga 6 km (CE) atau 10 km (FCC).
Jika tidak memakai Digital Transceiver, DJI Neo 2 hanya bisa diterbangkan menggunakan ponsel melalui via WiFi langsung dengan drone, dengan jangkauan sekitar 500 m.
DJI Neo 2 Digital Transceiver sudah termasuk dalam paket DJI Neo 2 Fly More Combo dan DJI Neo 2 Motion Fly More Combo, dan juga bisa dibeli terpisah.
10: Pilihan Gaya Terbang yang Fleksibel
DJI Neo 2 kompatibel dengan berbagai kontroler dan goggles dari DJI, sehingga sangat fleksibel untuk berbagai gaya terbang, dari santai sampai FPV.
Hal ini memudahkan kamu yang sudah punya ekosistem perangkat DJI. Kamu bisa memanfaatkan kontroler atau goggles yang sudah dimiliki tanpa harus beli semuanya dari nol.
Compatible controllers:
- DJI RC 2: Smart controller dengan layar terang bawaan.
- DJI RC-N3 Remote Controller: Kontroler standar yang membutuhkan ponsel sebagai layar.
- DJI RC Motion 3: Mengontrol drone dengan gerakan pergelangan tangan untuk pengalaman yang imersif.
- DJI FPV Remote Controller 3: Mendukung kontrol Manual mode, cocok untuk pilot berpengalaman yang ingin berlatih skill lebih teknis. DJI Neo 2 saat ini belum mendukung Manual Mode, namun DJI membuka kemungkinan melalui update firmware di masa depan.
Compatible goggles:
- DJI Goggles 3: Goggles premium dengan layar Micro-OLED 1080p dan Real View PiP.
- DJI Goggles N3: Memiliki satu layar ultra-wide 1080p dengan field of view 54°.
Saat DJI Neo 2 digunakan dengan DJI RC Motion 3 atau DJI FPV Remote Controller 3, hanya DJI Goggles 3 dan DJI Goggles N3 yang didukung.
Untuk ekosistem aksesori yang lebih luas, DJI Neo 2 mendukung DJI Neo 2 Two-Way Charging Hub, yang dapat mengisi tiga baterai secara bergantian untuk mempercepat proses charging. Perangkat ini sudah termasuk dalam DJI Neo 2 Fly More Combo dan DJI Neo 2 Motion Fly More Combo, dan juga tersedia terpisah.
DJI Neo 2 Cocok untuk Siapa?
- Pemula: Kontrol yang intuitif, fitur keamanan lengkap, dan pelindung baling-baling penuh mengurangi rasa takut di penerbangan pertama.
- Traveler: Ukuran super compact dan pengisian via USB-C membuatnya gampang dimasukkan ke tas atau ransel.
- Vlogger & Content Creator: Video 4K/100fps dan mode vertikal sangat pas untuk konten TikTok, Instagram, dan YouTube Shorts.
- Keluarga & Remaja: Pelindung baling-baling dan sistem keamanan yang kuat mendukung penggunaan di dalam ruangan dan area ramai.
- Penggemar FPV: Bisa dinikmati dengan kombinasi Motion Controller dan goggles untuk pengalaman FPV yang imersif.
- Kebutuhan Komersial & Public Safety: Berguna untuk inspeksi jarak dekat, penilaian area sempit, serta lingkungan pelatihan.
Untuk kamu yang mencari drone pertama, drone kecil untuk liburan, atau drone vlogging yang praktis, dji neo 2 adalah salah satu pilihan paling menarik saat ini.
Upgrade Utama DJI Neo 2 Dibanding DJI Neo
DJI Neo 2 hadir dengan sejumlah peningkatan dibanding DJI Neo generasi sebelumnya.
| Spesifikasi | DJI Neo 2 | DJI Neo |
| Bobot | 151 g (160 g dengan DJI Digital Transceiver) | 135 g |
| Max video resolution | 4K/60fps, 4K/100fps | 4K/30fps |
| Gimbal | 2-axis | 1-axis |
| Tracking feature | FocusTrack: ActiveTrack (dengan opsi Cycling yang baru), Spotlight, Point of Interest | FocusTrack: Spotlight, Point of Interest |
| Intelligent feature | SelfieShot, Dolly Zoom, MasterShots, QuickShots | QuickShots |
| Gesture control | Didukung | Tidak didukung |
| Return to Palm | Didukung | Tidak didukung |
| Obstacle sensing | Omnidirectional Obstacle Sensing | Tidak ada |
| Waktu terbang maksimal | 19 menit | 18 menit |
| Max video transmission | Wi-Fi: 500 m O4: 6 km (CE) / 10 km (FCC) | Wi-Fi: 50 m O4: 6k m (CE) / 10 km (FCC) |
| Max tracking speed | 43,2 km/jam | 28,8 km/jam |
| Kapasitas Penyimpanan Internal | 49 GB | 22 GB |
Dari tabel di atas terlihat jelas peningkatannya: kamera lebih kencang, tracking lebih cepat, gimbal lebih stabil, memori internal lebih besar, dan sekarang sudah ada obstacle sensing omnidirectional. Untuk drone kecil dengan bobot segini, upgrade ini terasa signifikan.
Paket DJI Neo 2 yang Tersedia
DJI Neo 2 ditawarkan dalam beberapa paket, sehingga kamu bisa memilih sesuai kebutuhan dan budget.
Singkatnya:
- DJI Neo 2 (Drone Only): Cocok untuk para pemula yang baru mau mulai masuk ke dunia drone. Berisi drone dan beserta satu battery saja.
- DJI Neo 2 Fly More Combo (Drone Only): Bagi kamu yang ingin merekam terus selama perjalanan tanpa mengisi daya terus menerus. Sudah mendapatkan total tiga baterai dan satu charging hub, namun masih belum mendapatkan remot kontrol
- DJI Neo 2 Fly More Combo: Berisi DJI RC-N3 untuk kontrol klasik, plus baterai tambahan, charging hub, dan DJI Neo 2 Digital Transceiver. Ideal untuk pengguna yang ingin paket lebih lengkap sejak awal.
- DJI Neo 2 Motion Fly More Combo: Paket paling seru untuk langsung merasakan FPV. Termasuk DJI RC Motion 3, DJI Goggles N3, baterai ekstra, charging hub, dan DJI Neo 2 Digital Transceiver.
Berikut isi box tiap paket secara lengkap.
| In The Box | DJI Neo 2 (Drone Only) | DJI Neo 2 Fly More Combo (Drone Only) | DJI Neo 2 Fly More Combo | DJI Neo 2 Motion Fly More Combo |
| Drone | 1 | 1 | 1 | 1 |
| Remot DJI RC-N3 | – | – | 1 | – |
| DJI RC-N Series RC Cable (USB-C Connector) | – | – | 1 | – |
| DJI RC-N Series RC Cable (Lightning Connector) | – | – | 1 | – |
| DJI RC Motion 3 | – | – | – | 1 |
| DJI Goggles N3 | – | – | – | 1 |
| Intelligent Flight Battery | 1 | 3 | 3 | 3 |
| Two-Way Charging Hub | – | 1 | 1 | 1 |
| Spare Propellers (Pair) | 1 | 1 | 1 | 1 |
| Spare Propeller Screw | 4 | 4 | 4 | 4 |
| Screwdriver | 1 | 1 | 1 | 1 |
| Propeller Guard (Pair) | 1 | 1 | 1 | 1 |
| Digital Transceiver | – | – | 1 | 1 |
| USB-C to USB-C Data Cable | 1 | 1 | 1 | 1 |
Kekurangannya jika kamu hanya beli drone only, walaupun kamu sudah mempunyai remot RC 2, RC-N3, Goggles N3/Goggles 3 dan RC Motion 3, kamu tidak bisa menggunakannya karena mau membutuhkan Digital Transciever.
Kesimpulan
DJI Neo 2 menggabungkan banyak teknologi canggih ke dalam bodi yang sangat kecil dan ringan.
Dengan kualitas video 4K, kontrol gesture, sistem keamanan omnidirectional, dan bobot di bawah 250 g, drone ini terasa sangat pas untuk pemula yang ingin belajar, traveler yang butuh drone ringkas, dan vlogger yang ingin kamera udara kecil yang praktis.
Untuk kamu yang ingin drone mungil tapi fitur dan kualitasnya terasa “serius”, DJI Neo 2 layak sekali dipertimbangkan.
Hubungi kami, DJI Ratu Enterprise, melalui whatsapp 0813-6082-9991 atau email djiratuplaza@gmail.com untuk pembelian ataupun konsultasi kebutuhan drone kamu


