DJI akhirnya mengunci tanggal untuk DJI Avata 360. Lewat teaser resmi, acara peluncuran dijadwalkan 26 Maret 2026. Untuk Indonesia, jamnya pas di 19.00 WIB.
Tagline yang dipakai terdengar ambisius: “Above It All, See It All”. Dari potongan visualnya, arah produknya makin jelas, ini bukan sekadar FPV biasa. DJI mengarah ke drone FPV bergaya cinewhoop yang membawa kamera 360 bawaan, dengan sinyal kuat ke video 8K.
Namun, penting dicatat sejak awal: detail yang beredar saat ini campuran teaser resmi dan bocoran. Jadi, artikel ini fokus ke Avata 360 saja, sambil menunggu konfirmasi final saat acara. Nah, sambil menunggu, kamu bisa nonton video teaser dibawah ini
Kalau kamu pengguna Avata 2, atau lagi menahan diri buat upgrade, Avata 360 terdengar seperti “dua dunia” dalam satu bodi, sensasi terbang FPV yang dekat dan lincah, plus fleksibilitas edit 360 tanpa drama stitching yang bikin waktu habis di depan layar.
Apa yang DJI sudah konfirmasi lewat teaser resmi
Dari teaser, ada beberapa hal yang relatif aman untuk dipegang, karena datang langsung dari materi resmi. Pertama, tanggal peluncuran sudah fix. Kedua, identitas produknya sudah disebut sebagai Avata 360, bukan lagi sekadar rumor nama. Ketiga, teaser mengarah kuat ke konsep “lihat semuanya”, yang selaras dengan kamera 360 derajat.
Selain itu, beberapa pemberitaan menyebut DJI ikut memberi petunjuk soal rekaman 8K dan 360° dalam materi teaser. DJI memang belum membeberkan spesifikasi rinci, jadi jangan menganggap semua angka sudah final. Tetapi, sinyal arah produknya sudah cukup tegas.
Tanggal dan jam rilis untuk Indonesia, 26 Maret 2026 pukul 19.00 WIB
26 Maret 2026 pukul 19.00 WIB adalah tanggal dan jam launching resmi.
Supaya nggak kelewat, pasang pengingat untuk 18.50 WIB. Selain itu, cek kanal resmi DJI Ratu Enterprise beberapa menit sebelum untuk mendapatkan update-an terbaru!
Kalau kamu berencana belanja, siapkan juga catatan singkat: paket yang ingin dibeli, perangkat yang sudah kamu punya (goggles atau controller), dan batas budget. Dengan begitu, kamu bisa bergerak cepat saat produk benar-benar tayang.
Petunjuk terbesar dari teaser, 8K dan tampilan 360 derajat dalam sekali terbang
Nilai utama kamera 360° bukan cuma “bisa lihat sekeliling”. Yang terasa dalam kerja nyata adalah kebebasan memilih angle belakangan. Kamu bisa terbang cepat ala FPV, lalu saat edit, kamu “memotong” sudut pandang yang paling pas, seolah kamera punya banyak operator.
Sinyal 8K juga penting. Video 360 biasanya butuh resolusi besar karena hasil akhirnya sering di-crop lagi jadi frame biasa. Jadi, kalau Avata 360 benar membawa 8K, itu bisa membantu menjaga detail saat reframing.
Buat kreator, ini seperti merekam satu momen, lalu punya beberapa versi hasil. Satu versi untuk vertical, satu untuk cinematic wide, satu lagi untuk shot “tiny planet” yang sering dipakai di video 360.
Bocoran Yang Paling Sering Muncul, Bentuk Drone, Kamera, dan Pengalaman Terbang Yang Diharapkan

Bocoran yang berulang dari beberapa sumber biasanya memberi gambaran yang cukup realistis. Untuk DJI Avata 360, pola bocorannya cenderung konsisten: bodi cinewhoop dengan pelindung baling-baling, modul kamera yang tampak berbentuk kubah, dan sistem kamera dua lensa untuk merekam 360.
Ada juga rumor yang cukup spesifik dan sering muncul, seperti lensa yang bisa diganti (dengan mekanisme ulir), serta tampilan live view 360 yang sempat terlihat pada bocoran layar kontroler. DJI belum mengesahkan semua itu, jadi anggap ini sebagai “yang patut dipantau”, bukan “yang pasti ada”.
Bagi yang menunggu Avata generasi baru, harapannya sederhana: tetap lincah di ruang sempit, tapi sekarang hasil videonya lebih fleksibel. Ibaratnya, Avata biasa itu seperti kamera action yang selalu menghadap depan. Avata 360 terdengar seperti kamera yang “punya mata di belakang kepala”.
Desain cinewhoop dengan prop guard, fokus aman untuk terbang dekat objek
Desain cinewhoop disukai karena terasa lebih “ramah” untuk shot dekat. Pelindung baling-baling membantu mengurangi risiko saat terbang di area sempit, misalnya di antara pilar, lorong, atau di sekitar objek. Tentu, kamu tetap wajib patuh aturan, dan jangan terbang dekat orang kalau kondisinya nggak aman.
Untuk pengguna Avata 2, karakter seperti ini sudah familiar. Rasanya seperti mengendarai motor kecil di jalan tikus, bukan mobil besar di jalan tol. Kontrolnya bisa lebih halus, dan shot cenderung sinematik.
Modul kamera yang bisa berubah mode, 360 untuk edit bebas, FPV untuk kendali presisi
Salah satu rumor yang paling bikin penasaran adalah modul kamera yang bisa tilt atau berpindah mode. Idenya begini: kamu tetap punya pandangan depan yang jelas saat terbang, tetapi drone juga menyimpan rekaman 360 penuh untuk edit.
Manfaatnya terasa saat manuver. Pilot FPV butuh arah yang tegas, terutama saat melintasi celah atau mengikuti garis objek. Video 360 memang fleksibel, tapi untuk kendali presisi, view depan tetap terasa “lebih natural”.
Kalau rumor ini benar, Avata 360 bisa menjembatani dua kebutuhan yang biasanya saling tarik-menarik, terbang presisi saat produksi, dan reframing bebas saat pascaproduksi.
Checklist Untuk Yang Menunggu DJI Avata 360, Apa Yang Sebaiknya Dipastikan Saat Launching
Momen peluncuran sering terasa cepat. Spesifikasi muncul, paket bundling dibuka, lalu stok awal bisa habis. Karena itu, lebih aman kalau kamu sudah punya checklist sebelum menonton.
Berikut poin yang paling masuk akal untuk dicek saat acara. Tabel ini membantu kamu menilai apakah Avata 360 cocok untuk upgrade, atau lebih baik bertahan dulu.
| Yang perlu dicek saat launching | Kenapa penting untuk pembeli |
|---|---|
| Resolusi dan mode kamera (8K, HDR, fps) | Menentukan detail saat reframing dan gaya video |
| Workflow file 360 (tanpa stitching atau perlu aplikasi) | Berdampak ke waktu edit dan perangkat yang dibutuhkan |
| Kompatibilitas goggles dan controller | Bisa menghindari beli perangkat dobel |
| Sistem transmisi (sering dirumorkan O4) | Mempengaruhi kestabilan live view saat terbang |
| Sensor keselamatan (omni, LiDAR, dll.) | Membantu saat terbang dekat objek, walau bukan “anti tabrak” |
| Baterai dan durasi terbang | Menentukan ritme take, apalagi untuk kerja |
| Media simpan (internal, microSD) | Berpengaruh ke keamanan footage dan pilihan kartu memori |
Intinya, jangan terpaku pada satu angka. Paket dan workflow justru sering jadi pembeda terbesar di penggunaan harian.
Kompatibilitas goggles dan kontroler, penting buat yang sudah punya Avata 2
Banyak calon pembeli Avata 360 sudah punya ekosistem DJI. Karena itu, cek kompatibilitas adalah langkah pertama yang paling hemat.
Rumor yang beredar sering menyebut dukungan ke Goggles 3, RC 2, dan RC Motion 3. Namun, kamu tetap perlu menunggu daftar resmi dari DJI. Kadang perangkat “bisa tersambung”, tetapi fitur tertentu dibatasi.
Harga dan paket bundling, apa yang biasanya paling menguntungkan
Harga resmi baru akan keluar saat acara. Meski begitu, bocoran kisaran harga sering menyebut opsi drone-only dan combo dengan goggles serta controller. Ada juga perkiraan bundle penuh dengan baterai tambahan, yang biasanya jadi pilihan favorit kreator.
Cara menilai value sebenarnya sederhana. Bandingkan isi paketnya, bukan hanya angka di label. Perhatikan jumlah baterai, keberadaan charging hub, prop cadangan, tas, serta opsi perlindungan seperti Care Refresh kalau diumumkan.
Kalau kamu hobi, paket standar sering cukup. Untuk kerja, tambahan baterai biasanya terasa wajib. Sementara itu, kreator yang mengejar produktivitas akan terbantu oleh workflow 360 yang benar-benar praktis.
Kesimpulan
DJI sudah mengunci jadwal, 26 Maret 2026 pukul 19.00 WIB, dengan tagline “Above It All, See It All”. Sinyalnya kuat mengarah ke video 360 dan 8K, sementara bocoran memberi gambaran cinewhoop yang tetap aman dan lincah. Sekarang, tugasmu tinggal simpan checklist dan tonton video launcing sampai selesai. Setelah itu, putuskan berdasarkan spesifikasi resmi, supaya pilihan DJI Avata 360 benar-benar sesuai kebutuhanmu. Hubungi kami untuk info paling update melalui Whatsapp 0813-6082-9991 atau pantau terus media sosial DJI Ratu Enterprise di Insatagram @djiratuenterprise, Tiktok @djiratuenterprise, Youtube DJI Ratu Enterprise, dan juga Facebook DJI Ratu Enterprise.


